Selamat datang di Club MGi SUPER

SELAMAT DATANG DI BLOGER INI MONGGO DIPILIH
Tampilkan postingan dengan label SEPAK BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEPAK BOLA. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Februari 2011

Tim Garuda Muda Bertolak ke Hongkong


Liputan6.com, Jakarta: Selasa (8/2) pagi WIB, Timnas Pra-Olimpiade Indonesia bertolak ke Hongkong. Tim Garuda Muda dijadewalkan berhadapan dengan Timnas U-21 Hongkong dalam pertandingan persahabatan yang dimainkan Rabu (9/2) malam.
Berkekuatan 22 pemain, Timnas Pra-Olimpiade bertolak ke Hongkong melalui Surabaya pukul 06.00 WIB. Selanjutnya, dari Surabaya rombongan akan langsung terbang ke Hongkong pukul 09.05 WIB. Rombongan dijadwalkan tiba pukul 14.45 waktu setempat.
Seluruh ofisial timnas Pra-Olimpiade turut serta pada lawatan ke Hongkong ini, termasuk asisten manajer Adika Nuraga (Aga) Bakrie yang menggantikan posisi almarhum Adjie Massaid. Pimpinan rombongan dijabat Deputi Teknik Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) PSSI Iman Arif, kata Humas PSSI, Tubagus Adi di Jakarta, Selasa.
Tim ofisial seluruhnya juga bertolak ke Hongkong. Mereka yakni pelatih kepala Alfred Riedl, asisten pelatih Wolfgang Pikal, Widodo C. Putro, dan pelatih kiper Edy Harto. Pada Kamis (10/2) pagi, Yongki Aribowo dan kawan-kawan dijadwalkan langsung kembali ke Jakarta.
Para pemain itu terdiri dari tiga penjaga gawang, lima pemain belakang, tujuh pemain tengah, dan tujuh pemain depan. Sayang tak semua pemain berada dalam kondisi fisik yang baik. Beberapa pemain masih didera cedera, termasuk bintang timnas di Piala AFF, Oktovianus Maniani.
Berikut skuad Timnas U-23 Pra-Olimpiade:
Kiper: Kurnia Meiga Hermansyah, Andritany Ardhiyasa, Muhamad Ridwan
Belakang: Rachmat Latif, Gunawan Dwi Cahyo, Seftia Hadi, Ruben Wuarbanaran, Johan Ahmat Farizi, Dias Angga Putra
Tengah: David Laly, Oktovianus Maniani, Egi Melgiansyah, Safri Umri, Hendro Siswanto, Nasution Karubaba
Depan: Titus Bonay, Engel Berd Sani, Rishadi Fauzi, Johan Yoga Utama, Yongki Aribowo, Aris Alfiansyah, Dendi Santoso.
(DIM/Ant)

Rabu, 02 Februari 2011

Sepakbola Indonesia Turun Tiga Peringkat



Liputan6.com, Jakarta: Peringkat Indonesia pada Badan Sepakbola Dunia (FIFA) turun dari posisi 126 ke posisi 129. Berdasarkan laman resmi FIFA, Kamis (3/2), peringkat Indonesia yang tidak lolos ke Piala Asia 2011 ini masih di bawah Thailand yang berada di peringkat 120, namun berada di atas Vietnam (134), Malaysia (140) dan Singapura (142).
Kendati menjadi dua teratas di Asia Tenggara, Thailand dan Indonesia tidak mampu menjadi 10 kekuatan elite sepakbola Benua Asia. Di kawasan Asia ini, Jepang yang sukses merebut Piala Asia 2011 meroket 12 tangga ke posisi 17 dan menyalip Australia yang walaupun tampil menjadi runner-up, naik lima peringkat ke posisi 21.
Lima besar dunia tetap dipegang Spanyol disusul Belanda, Jerman, Brasil dan Argentina.
Daftar 10 Besar FIFA:
1. Spanyol
2. Belanda
3. Jerman
4. Brasil
5. Argentina
6. Inggris
7. Uruguay
8. Portugal
9. Kroasia
10.Yunani
Peringkat 10 Besar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC):
1. Jepang (17)
2. Australia (21)
3. Korsel (32)
4. Iran (44)
5. China (75)
6. Uzbekistan (77)
7. Arab Saudi (82)
8. Yordania (84)
9. Irak (88)
10.Qatar (90)
Peringkat 10 Besar ASEAN:
1. Thailand (120)
2. Indonesia (129)
3. Vietnam (134)
4. Malaysia (140)
5. Singapura (142)
6. Myanmar (149)
7. Filipina (152)
8. Kamboja (166)
9. Laos (169)
10. Brunei Darussalam (197)
(ANS/Ant)

Rabu, 26 Januari 2011

Crop Circle PSSI 'TURUNKAN NURDIN' Juga Muncul

PSSI
PSSI
Bola.net - Kemunculan crop circle di areal persawahan Berbah, Sleman, dalam dua hari terakhir ini, tak hanya membuat gempar masyarakat saja. Kini fenomena alam yang selalu dikaitkan dengan kemunculan UFO (Uniedntified Flying Object) tersebut mulai diplesetkan dan dikaitkan dengan PSSI yang baru saja menggelar kongres tahunan mereka di Bali. Crop circle sendiri hingga saat ini masih selalu diperdebatkan. Entah buatan manusia atau bukan. Pihak pakar dari Astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa lingkaran tanaman tersebut bukan dibuat oleh UFO. Melainkan buatan manusia yang tujuannya dapat sebagai karya seni, komersial, maupun hanya lelucon kreatif. Meski pola yang digambarkan lingkaran tanaman terkadang terlihat rumit dan susah untuk ukuran manusia.

Crop Circle PSSI TURUNKAN NURDIN (c) Kaskus.

Terlepas dari perdebatan itu, muncul foto lingkaran tanaman yang merupakan murni buatan manusia. Foto lingkaran tanaman hasil edit seorang kaskuser (pemilik akun Kaskus) Ryonaise bertuliskan 'TURUNKAN NURDIN' kini mulai ramai di beberapa social media. Di antaranya Facebook dan Twitter.Bukan hanya itu saja, di Twitter, UFO pun diplesetkan dengan hal yang berbau PSSI. UFO; Unidentified Football Organization atau Unofficial Football Organization, sentil para Twitterian.
Selain bernada bercanda, kemunculan crop circle hasil edit melalui software pengolah gambar ini kemungkinan dibuat atas dasar ketidakpuasan masyarakat atas kinerja PSSI. Yang hingga saat ini, masih kering prestasi.     (ant/fjr)
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.

Rabu, 19 Januari 2011

LPI Bisa Terima Pernyataan FIFA

Departemen media FIFA membenarkan pihaknya sudah mengirim surat balasan kepada PSSI.

Oleh Donny Afroni & Bima Prameswara Said

17 Jan 2011 23:44:00

Liga Primer Indonesia (LPI)
Galeri Foto
Perbesar
Liga Primer Indonesia (LPI)

Terkait

Tim

Pengelola Liga Primer Indonesia [LPI] bisa menerima pernyataan FIFA yang menyebutkan surat induk organisasi sepakbola nasional itu yang ditandatangi sekjen Jerome Vackle kepada PSSI itu asli.

Dengan adanya pernyataan dari departemen media FIFA itu, teka-teki mengenai keabsahan surat tersebut mulai terkuak.

“Kita harus mengakui pernyataan FIFA. Dan kita hargai kalau ada masyarakat pencinta bola yang mengkritisi isi surat itu. Ini dinamika dari masyarakat,” kata juru bicara LPI Abi Hasantoso dalam pesan singkatnya kepada GOAL.com Indonesia.

Sebelumnya, departemen media FIFA menyatakan, pihaknya dapat memastikan surat dari sekretaris jendral adalah otentik.

Sebelumnya, berbagai kalangan meragukan keaslian surat itu. Abi sempat mempertanyakan keabsahan itu, berdasar tata bahasa yang menjadi kebiasaan FIFA dalam melakukan korespondensi kepada anggotanya.

FIFA mengeluarkan surat tersebut setelah PSSI 'mengadu' mengenai adanya kompetisi sepakbola yang tidak berada di bawah naungannya. Pertemuan di Doha, Qatar, lalu ditindaklanjuti dengan pengiriman surat resmi kepada FIFA 10 Januari lalu. Sehari kemudian, FIFA langsung memberikan respon kepada PSSI.

>>
Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Superliga Indonesia.



Berita Terkini Sepakbola Indonesia

Riedl Tentukan 26 Pemain Pra Olimpiade

Pelatnas bagi timnas pra Olimpiade 2011 ini akan dimulai pada 24 Januari nanti.

Oleh Donny Afroni

17 Jan 2011 18:41:00

Alfred Riedl - Indonesia (GOAL.com/Donny Afroni)
Galeri Foto
Perbesar
Alfred Riedl - Indonesia (GOAL.com/Donny Afroni)

Terkait

Tim

Figur

Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl telah mengumumkan 26 pemain yang masuk ke dalam skuad timnas U-21 untuk menghadapi pertandingan pra Olimpiade 2011 melawan Turkmenistan tanggal 23 Februari di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, dan 9 Maret di kandang lawan.

Tidak seperti yang disebutkan Riedl kemarin, pengumuman nama para pemain tersebut hanya dilakukan melalui laman resmi PSSI. Sebelumnya, Riedl menyatakan pengumuman itu akan disampaikan langsung kepada wartawan melalui deputi bidang teknis Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif.

Dari 26 pemain itu, Arema menyumbang empat pemain. Selain kiper Kurnia Meiga dan striker Yongki Aribowo, pemain Singo Edan lainnya yang masuk ke dalam skuad U-23 adalah Dandi Santoso dan Ahmad Farizi.

Sedangkan Sriwijaya meloloskan tiga pemainnya. Disamping Oktovianus Maniani yang sudah mendapatkan tempat, dua pemain lainnya adalah Gunawan Dwi Cahyo dan Rahmat Latif.


Sebelum menentukan pilihannya, Alfred Riedl telah menyeleksi lebih dari 80 pemain yang dilakukan dalam tiga fase sejak tanggal 7 Januari. Para pemain terpilih ini akan mulai menjalani pelatnas pada tanggal 24 Januari 2010, dan akan digembleng sebelum menjalani laga kandang melawan Turkmenistan.

Sementara kepastian Ruben Wuarbanaran masuk ke dalam skuad ini akan ditentukan dari proses naturalisasi pemain berdarah campuran Indonesia-Belanda tersebut.

Daftar Lengkap Skuad Pra Olimpiade 2011:
1. Kurnia Mega (Arema Indonesia)
2. Arditani Ardiyasa (Persija Jakarta)
3. Muhamad Ridwan (Persita Tangerang)
4. Abdul Hamid Mony (Persiba Balikpapan)
5. Safri Umi (Persiraja Banda Aceh)
6. Diaz Angga Putra (Persib Bandung)
7. Ahmad Farizi (Arema Indonesia)
8. Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC)
9. Rahmat Latif (Sriwijaya FC)
10. Fachrudin (PSS Sleman)
11. Septia Hadi (PSPS Pekanbaru)
12. Okto Maniani (Sriwijaya FC)
13. Dendi Santoso (Arema Indonesia)
14. Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
15. Hendro Siswanto (Persela Lamongan)
16. Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta)
17. Nasution Karubaba (Perseman Manokwari)
18. Engelberth Sani (Pelita Jaya)
19. Johan Yoga (Persib Bandung)
20. Rishadi Fauzi (Persita Tangerang)
21. Aris Alfiansyah (Persela Lamongan)
22. Titus Bonai (Persipura Jayapura)
23. Risky Novriansyah (Persijap Jepara)
24. David Lali (Persipura Jayapura)
25. Yongki Aribowo (Arema Indonesia)
26. Ruben Wuarbanaran (dalam proses WNI & paspor Indonesia

Kamis, 13 Januari 2011

Ranking FIFA: Indonesia Cuma Naik Satu Tingkat

TEMPO Interaktif, Zurich - Tim Nasional Sepak Bola Indonesia merangkak naik satu tingkat ke urutan 126 di Ranking Dunia FIFA. Dalam situs Badan Sepak Bola Internasional itu, Indonesia yang mengantongi 224 poin bertukar tempat dengan Yaman.
Sejak diperkenalkan pada 1993, Ranking FIFA merupakan patokan kekuatan sepak bola suatu negara. Peringkat ditentukan berdasarkan poin yang diperoleh dalam setiap ajang resmi antar negara dan diperbarui saban bulan. Kemenangan beruntun di babak penyisihan Piala AFF Desember lalu membuat Pasukan Garuda melambung delapan peringkat, dari 135 ke 127. Sayang, kekalahan dari Malaysia di leg pertama Final AFF membuat seret perolehan poin Merah Putih.
Posisi terbaik Indonesia adalah urutan 76 yang diraih September 1998. Angka itu bukan main-main. Posisi 76 saat ini dipegang oleh Latvia, dan mengungguli raksasa Asia seperti Arab Saudi dan Cina.
Namun sejak 2005, PSSI gagal membawa Garuda menembus posisi 100 besar. FIFA mencatat posisi terburuk Indonesia adalah 153 pada Desember 2006.
Dengan bertengger di tangga ke 126, Indonesia merupakan tim sekondan di Asia Tenggara. Menurut pemeringkatan ini, Thailand merupakan tim terkuat di kawasan yang berada di posisi 119. Unggul 20 poin meski pernah ditekuk Bambang Pamungkas cs di Gelora Bung Karno, Desember lalu.
Secara umum, kekuatan sepak bola dunia tidak berubah. Delapan besar tetap diisi Juara Dunia Spanyol, Finalis Piala Dunia Belanda, Jerman, Brasil, Argentina, Inggris, Uruguay dan Portugal.
FIFA | REZA M

Rabu, 12 Januari 2011

Daftar Peringkat FIFA


Daftar Peringkat FIFA
Slideshow: Foto Olahraga
Paris (ANTARA/AFP) - Daftar peringkat 10 teratas FIFA untuk Januari:
1. Spanyol
2. Belanda
3. Jerman
4. Brazil
5. Argentina
6. Inggris
7. Uruguay
8. Portugal
9. Kroasia
10. Mesir
126 Indonesia ??????
Kapan Indonesia 10 dunia, Bisakah Garuda Melesat jawabnya Pada Pemuda Indonesia dari Sabang Samapai Meroke

Rabu, 05 Januari 2011

James, Gelandang Serang yang Siap Bela Timnas

Kiprah pemain yang biasa dipanggil James ini memang tidak terlalu familiar di Indonesia.
Kamis, 6 Januari 2011, 09:48 WIB
Amril Amarullah
James Zaidan Saragih (kanan)  
VIVAnews - PSSI terus memanggil sejumlah nama untuk mengikuti seleksi timnas U-23 yang dipersiapkan ke Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Tak ketinggalan pemain asing juga akan diikut sertakan dalam seleksi tersebut.

Terdapat empat pemain asing akan mengikuti seleksi timnas. Dari sejumlah pemain asing yang dipanggil, tercatat nama James Zaidan Saragih. Mungkin banyak yang belum tahu tentang pemain yang merumput di Amerika Serikat ini.

Kiprah pemain yang biasa dipanggil James ini tidak terlalu familiar bagi pecinta sepakbola tanah air. Pria berusia 19 tahun itu lebih banyak berkiprah di negeri Paman Sam. Ia lahir di New York, dari pasangan asal Indonesia, Nazaruddin Saragih dan Artita.

Selama di New York, seperti dilansir Goal.com, James menghabiskan waktu dua tahun menekuni ODP (Olympic Development Program), sebuah program pengembangan remaja-remaja berbakat di Amerika Serikat dengan tujuan menyaring peserta Olimpiade dari semua cabang olahraga, termasuk sepakbola.

Hasilnya, James mengikuti berbagai turnamen domestik maupun internasional khusus remaja. Beberapa di antaranya adalah The Score Tournaments, Dallas Cup, Las Vegas Mayor's Cup, Zadar International Tournament di Kroasia pada tahun 2005, dan setahun kemudian Thessaloniki's International Tournament di Yunani.

Selain itu, pengagum Wesley Sneijder ini merupakan salah satu pencetak gol terbanyak di ODP, dan sukses membantu timnya juara Region 1. Di sekolahnya, Long Island City High School, James menjadi pemain kunci dan terpilih sebagai Pemain Terbaik 2008.

Pemain berposisi gelandang serang ini sebenarnya pernah mengikuti seleksi Persebaya U-21 pada bulan Maret tahun lalu. Sayangnya, James terkendala masalah administrasi, dan setelah dua bulan berlatih di Surabaya, dia terpaksa kembali ke New York karena belum memperoleh kewarganegaraan Indonesia.

Selasa, 4 Januari 2011 malam kemarin, James datang lagi ke Indonesia guna mengikuti seleksi timnas U-23 Indonesia. Pelatnas dalam rangka persiapan SEA Games dan kualifikasi Olimpiade akan dimulai besok, dan James akan tergabung dengan 33 pemain lainnya untuk tahap seleksi pertama.

"Saya lahir di New York dan otomatis menjadi warga negara Amerika Serikat. Tapi saya ingin memegang paspor Indonesia supaya bisa masuk tim nasional. Saya rela pindah ke Indonesia dan meninggalkan New York," kata James.

Profil singkat James Zaidan:

Nama: James Zaidan Saragih
Lahir: New York, 23 Maret 1991
Kewarganegaraan: Amerika Serikat
Tinggi: 180 cm.
Berat: 81 Kg.
Klub saat ini: New York Cosmos
• VIVAnews

PSSI Panggil 84 Pemain U-23, Ada Kim & Irfan

Pemain-pemain ini akan disiapkan untuk Pra Olimpiade dan Sea Games.
Selasa, 4 Januari 2011, 21:24 WIB
Marco Tampubolon

Irfan Haarys Bachdim (AP Photo/Achmad Ibrahim)
VIVAnews - Badan Tim Nasional (BTN) PSSI memanggil 84 pemain U-23 untuk mengikuti seleksi di Jakarta, mulai 6 Januari 2011. Dua diantaranya adalah pemain Persema Malang, Kim Kurniawan dan Irfan Bachdim.

Pemain-pemain yang terpilih dari hasil seleksi ini akan dipersiapkan untuk tampil pada Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Seperti dilansir situs resmi PSSI, 4 Januari 2011, pemanggilan akan dilakukan dalam 3 gelombang.

Pemanggilan pertama dilakukan terhadap 33 pemain. Mereka akan mengikuti seleksi pada 6 Januari 2011. Selanjutnya BTN kembali memanggill kembali 27 nama untuk mengikuti seleksi pada 10 Januari 2011. 

Sedangkan pemanggilan terakhir dilakukan terhadap 24 pemain. Mereka akan menjalani seleksi pada 14 Januari 2011.
Pemain-pemain yang berlaga di Piala AFF 2010 lalu seperti, Irfan, Oktovianus Maniani, Kurnia Meiga, Yongki Aribowo dan Johan Juansyah akan diberikan prioritas untuk langsung mengikuti pemusatan latihan.

Irfan dan Kim berada pada gelombang pertama. Kedua pemain ini tetap masuk daftar meski timnya Persema memutuskan untuk tampil di liga yang berada di luar PSSI, Liga Primer Indonesia (LPI).
Persema sendiri rencananya akan tampil pada partai pembuka LPI yang digelar di Solo, 8 Januari 2011. Dalam duel Laskar Ken Arok akan berhadapan dengan tuan rumah Solo FC di Stadion Manahan Solo.
Selain Persema, dua tim lainnya yang memutuskan berlaga di LPI, yakni PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro tetap punya wakil pada seleksi nanti. Pasalnya, BTN masih memanggil beberapa pemain kedua tim tersebut.
Pemain Persebaya yang berada di jalur LPI, Andik Vermansyah juga ikut dipanggil. Pemain ini akan mengikuti seleksi pada gelombang pertama.
Berikut adalah daftar lengkap pemain U-23 yang dipanggil PSSI:

Daftar Pemanggilan I
1. Choirun Nasrin (Persela Lamongan)
2. Arditani Ardhiyasa (Persija Jakarta)
3. Seftia Hadi (PSPS Pekanbaru)
4. Andri Ibo (Persidafon)
5. Safri Umri (Persiraja Aceh)
6. Abdul Hamid Mony (Persiba Balikpapan)
7. Wirya Kusmandra (Persija)
8. Hendro Siswanto (Persela Lamongan)
9. Johan Manadji (Persiba Bantul)
10. Lifki Suteja (Persija)
11. Nasution Karubaba (Perseman Manokwari)
12. Ramdani Lestaluhu (Persija Jakarta)
13. Sigit Hermawan (Persija Jakarta)
14. Fred Ferdinando Mote (Persiwa)
15. Athur Itawan (Preston North End)
16. Fahrizal Dila (Persiraja Aceh)
17. Aris Alfiansyah (Persela)
18. Harmoko (Persekam Metro)
19. Zisva Siswanto Marco (Perseman Manokwari)
20. Alan Athur Arrongear (Persiwa)
21. Lucky Wahyu P (Persebaya)
22. Andik Firmansyah (Persebaya)
23. Novan Setyo Songko (Persibo Bojonegoro)
24. Fandy Edy (PSM Makassar)
25. Dajusman Trisadi (PSM Makassar)
26. Rachmat (PSM Makassar)
27. Kim Kurniawan (Persema Malang)
28. Reza Mustofa Ardiansya (Persema Malang)
29. Joko Ribowo (Persema Malang)
30. Irfan Bachdim * (Persema Malang)
31. Kurnia Mega * (Arema Indonesia)
32. Yongky Aribowo * (Arema Indonesia)
33. Okto Maniani * (Sriwijaya FC)

Pemanggilan Kedua
1 Aji Saka (Arema Indonesia)
2 Johan Angga Kusuma (Persijap Jepara)
3 Mohamad Ridwan (Persita Tangerang)
4 Cecep Supandi (Saint Prima Bandung)
5 Gunawan Dwi Cahayo (Sriwijaya FC)
6 Rachmat Latif (Sriwijaya FC)
7 Barkah Crustianto (Persijap Jepara)
8 Marco M.Kabiay (Persipura)
9 Achmat Farisi (Arema Indonesia)
10 Rendi Saputra (Ex.Persib)
11 Burhanudin Nihe (Persigo Gorontalo)
12 Risman Maidulla (Pro Titan)
13 Jacky Arisani (Sriwijaya FC)
14 Munadi (Persib Bandung)
15 Engelberth Sani (Pelita Jaya)
16 Ferdi Mofu (Semen Padang)
17 Dendi Santoso (Arema Indonesia)
18 David Lali (Persipura)
19 Joko Sasongko (Pelita Jaya)
20 Egi Megiansyah (Pelita Jaya)
21 Yoga Eka Firmansyah (Bontang FC)
22 Johann Yoga (Persib Bandung)
23 Risky Novriansyah (Persijap Jepara)
24 Sunarto (Arema Indonesia)
25 Lukas Wellem Manowen (Persipura)
26 Titus Bonai (Persipura)
27 Rishadi Fauzi (Persita Tangerang)

Pemanggilan Ketiga
1 Ali Barkah (Pelita Jaya)
2 Dicky Jamalis (Semen Padang)
3 Rifki Deython Mokodompit (Persita Tangerang)
4 Abdul Rachman (Pelita Jaya)
5 Joko Sidik Fitra Yono (Bontang FC)
6 Marcelino A. Mandagi (Bontang FC)
7 Irfan Raditya (Arema Indonesia)
8 A.A. Wahyu Trisayaya (Persija Jakarta)
9 Windu Hangoro Putra (PSPS Pekanbaru)
10 Herry Susilo (PSIS Semarang)
11 Rama Pratama (Pro Titan)
12 Zainal Abidin (Persela Lamongan)
13 Hasim Kipau (Persija Jakarta)
14 M. Fauzan Djamal (Semen Padang)
15 Iman Suprapto (Sriwijaya FC)
16 Elvis Nelson Anes (Persija Jakarta)
17 Mahadirga Lasut (Sriwijaya FC)
18 Immanuel Wanggai (Persipura Jayapura)
19 Zulham Zumrud (Persela Lamongan)
20 Stevie Bonsapia (Persipura Jayapura)
21 Jajang Mulyana (Pelita Jaya)
22 Ferdinand Sinaga (Persiwa Wamena)
23 Gerry Setia Nugraha (Pelita Jaya)
24 Johann Juanshyah * (Persijap Jepara)
Ket * : Pemain langsung mengikuti TC tanpa mengikuti seleksi
• VIVAnews

Empat 'Pemain Asing' Ikut Seleksi Timnas

"Mereka akan dinaturalisasi jika kemampuannya bagus," Iman Arif.
Kamis, 6 Januari 2011, 06:02 WIB
Edwan Ruriansyah

Mark van der Maarel (utregfanatic)
VIVAnews - Tim nasional Indonesia akan semakin berwarna dengan tambahan beberapa pemain naturalisasi lagi. Syaratnya, mereka harus lolos seleksi timnas U-23.

Badan Tim Nasional (BTN) PSSI telah memanggil 90 pemain untuk mengikuti seleksi Timnas U-23 yang diproyeksikan ke Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Empat di antaranya diisi oleh 'pemain asing.'

Mereka yakni Stefano Lilipaly (20 tahun) yang berposisi sebagai bek dan bermain di tim junior FC Utrecht Belanda. Lalu, James Zaidan Saragih (19 tahun), gelandang New York Cosmos, AS; Mark van de Maarel (21 tahun), bek FC Utrecht serta Andrea, sayap kanan yang pernah bermain di klub Liga Prancis.

"Mereka akan dinaturalisasi jika kemampuannya bagus. Ya, dalam proses seleksi di lapangan itulah kemampuan mereka diuji," kata Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif kepada VIVAnews.

Tiga nama pertama berdarah Indonesia. Sedangkan Andrea adalah warganegara Prancis yang sudah 17 tahun bermukim di Bali bersama keluarganya.

"Orangtua Andrea rela anaknya menjadi WNI jika bisa masuk timnas Indonesia," lanjut Iman.

James Zaidan sudah tiba di tanah air, Selasa malam, 4 Januari 2011. Ia berpaspor Amerika Serikat dan sempat mengikuti seleksi Persebaya U-21.

Andrea juga sudah datang Rabu, 5 Januari 2011. Menurut Iman, Stefano dan Mark baru mendarat pekan depan. Kedua pemain ini merupakan anggota timnas U-21 Belanda.

Mereka akan ditambah dengan Arthur Irawan. Pemain yang terdaftar di klub Inggris, Lytham Town ini WNI dan bukan pemain keturunan.

Pemain 19 tahun ini lulusan Jakarta International School. Ia sedang menjalani tes di klub Inggris lainnya, Preston North End.

Seleksi Timnas U-23 akan digelar dalam 3 gelombang. Seleksi pertama digelar pada 6-9 Januari 2011. Dilanjutkan seleksi kedua pada 10-13 Januari, lalu seleksi ketiga pada 14-16 Januari 2011.

Jika memenuhi selera pelatih timnas, Alfred Riedl, maka naturalisasi pemain keturunan itu akan diproses oleh PSSI.
• VIVAnews

Stefano Lilipaly, Calon Barisan Serang Timnas INdonesia

Pesepakbola berusia 20 tahun itu, dikenal sebagai pemain berbakat dan tajam.
Kamis, 6 Januari 2011, 09:21 WIB
Amril Amarullah

Stefano Lilipaly ( FC Utrecht Photo)
VIVAnews - Badan Tim Nasional (BTN) PSSI telah memanggil 90 pemain untuk mengikuti seleksi Timnas U-23 yang diproyeksikan ke Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Empat di antaranya diisi oleh 'pemain asing.'

Dengan demikian, tim nasional Indonesia akan semakin berwarna dengan tambahan beberapa pemain naturalisasi lagi. Syaratnya, mereka harus lolos seleksi timnas U-23.

Stefano Lilipaly salah satu pemain asing yang akan mewarnai sepakbola Merah Putih setelah Irfan Bachdim, Gonzales dan Kim Kurniawan. Stefano yang merupakan pemain klub Belanda, Utrech FC segera mengikuti seleksi pemain naturalisasi timnas Indonesia.
Impian Stefano untuk mendatangi tanah nenek moyangnya itu diharapkan bisa tercapai. Pemain berdarah Ambon ini, terpanggil mengikuti seleksi pemain muda naturalisasi untuk memperkuat timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2011 mendatang.

Pesepakbola berusia 20 tahun itu, dikenal sebagai pemain berbakat yang mulai belajar menggiring sepakbola sejak usia 7 tahun, saat otu dia bergabung di klub sepakbola DCG (klub amatir di Belanda).

Seperti halnya Irfan Bacdhim, Lilipaly juga jebolan sekolah bola di Belanda. Klub junior AZ Alkmaar pernah disinggahinya pada usia 10 tahun.

Lalu, menginjak usia 11 tahun, Lilipaly masuk klub junior Utrecht FC. Di klub tersebutlah, ia mulai menekuni bakatnya untuk menjadi pemain sepakbola.

Setelah matang dan menunjukkan ketajamannya di Utrecht FC itu, timnas Belanda tertarik dan mengajak bergabung di U-15 dan U-18. Tapi saat ini, Lilipaly harus mengikuti seleksi timnas.
Stefano Lilipaly berposisi sebagai gelandang serang, dengan postur tubuh hanya 170 cm, tetap ia dikenal memiliki tendangan jarak jauh yang keras dan akurat.

Dikutip dari berbagai sumber, Stefano Lilipaly yang sangat mengidolakan Andreas Iniesta mengaku siap datang ke Indonesia untuk mengikuti seleksi awal, untuk memperkuat timnas U23 di ajang SEA Games 2011.

Berikut profil singkatnya:

Nama lengkap : Stefano Lilipaly
Tempat / tanggal lahir : Arnhem, Belanda / 10 Januari 1990
Tinggi / berat : 170 cm / 60 kg
Orangtua : Ron Lilipaly (ayah) / Adriana Lilipaly (ibu)
Saudara : Shemaine Lilipaly (kakak), Sobay Lilipaly, Nino Lilipaly (adik)

Karir:
Posisi : Gelandang serang

Klub
2000-2001: AZ Alkmaar Junior
2001-sekarang: FC Utrecht

Timnas
Belanda U-15, U-16, U-17, U-18
• VIVAnews

Senin, 03 Januari 2011

PSSI Rugi Jika Coret Bachdim

VIVAnews -  Manajer Persema Malang, Asmuri, menegaskan timnas akan rugi jika tidak menggunakan striker Irfan Haarys Bachdim. Sebab, Bachdim adalah pemain masa depan Tim Merah Putih.

Nasib Bachdim di timnas memang menjadi tanda tanya menyusul bergabungnya Persema Malang dalam ajang kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Tidak hanya Bachdim, nasib Kim Jeffrey Kurniawan yang bergabung bersama klub Persema juga sama.

Asmuri mengatakan, Bachdim dan Kim sudah terikat kontrak dengan Persema. Sehingga, apabila kedua pemain itu sengaja membatalkan kontrak, maka kedua pemain itu terkena pelanggaran administrasi dan wajib mengembalikan nilai kontraknya dua kali lipat.

Sebelumnya, Pelatih Persema, Timo Scheunemann usai memimpin latihan di Stadion Gajayana Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, 30 Desember 2010, menjelaskan bergabungnya Kim ke Persema adalah kehendak Kim bukan berdasarkan paksaan Persema.

"Jadi tidak ada paksaan, karena Kim itu pemain profesional, terserah dia mau bermain di klub apa," katanya.

Sementara bergabungnya Bachdim, menurut Timo karena pemain ini sudah tanda tangan kontrak dengan manajemen Persema. Tidak hanya Bachdim, pemain Persema lainnya juga sudah mengawali tanda tangan kontrak beberapa waktu lalu.

Timo menegaskan, Bachdim tidak akan meninggalkan Persema. Sebab, ia sudah terikat kontrak satu tahun dengan Persema.

"Saya katakan lagi, soal Irfan, tidak akan meninggalkan Persema," tegasnya.

Laporan: Malik Ibrahim | Malang
• VIVAnews

Pelatih Asing Bertaburan di LPI

Pelatih Asing Bertaburan di LPI
Liputan6.com, Jakarta: Liga Primer Indonesia (LPI) segera dimulai. Ternyata dari 19 pelatih kesebelasan yang berlaga, 12 di antaranya merupakan pelatih asing. Mereka bakal adu strategi di kompetisi yang akan dimulai pada 8 Januari 2011.
Pelatih skala internasional sudah siap untuk melatih pemainnya berlaga di kompetisi LPI. Dalam siaran pers penyelenggara yang diterima pada Jumat (31/12), tertulis profil pelatih klub LPI. Berikut profil pelatih yang dimaksud:
1. Aceh United
Pelatih : Lionel Charbonnier (Prancis)
Mantan kiper ketiga Timnas Prancis di Piala Dunia 1998 ini banting setir menjadi pelatih usai gantung sepatu. Saat menjadi direktur teknik federasi sepakbola Tahiti, Lionel Charbonnier mengantarkan timnas U-20 negara di Kepulauan Karibia tersebut ke Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2009. Kini publik Indonesia akan menyaksikan langsung kehandalan pemain juara dunia ini menangani tim peserta LPI yang bermarkas di ujung paling barat nusantara, Aceh United.
2. Bali De VataPelatih : Willy Scheepers (Belanda)Pelatih asal Belanda Willy Scheepers dipercaya menangani Bali De Vata. Sebelum mampir di kawasan wisata ternama dunia ini, Scheepers tercatat sebagai juru latih klub-klub Eropa, seperti FC Oberwinterthur, FC Kreuzlingen, dan APEP Pitsilia. Jabatan teknis terakhir yang dipegang Scheepers adalah menjadi direktur teknik di liga utama Siprus.
3. Bandung FCPelatih : Nandar IskandarNama Nandar Iskandar tidak bisa dipisahkan dari percaturan sepakbola Indonesia. Selain pernah menjadi pemain timnas tahun 1970-an, Nandar yang identik dengan Persib Bandung ini juga sempat melatih Timnas Indonesia pada 1999 hingga 2000. Sebagai pelatih, kiprah Nandar memang tak perlu diragukan. Bandung Raya, Persib Bandung, PKT Bontang, Perseden Denpasar, PSPS Pekanbaru, dan Persiba Bantul pernah merasakan tangan dinginnya.
4. Batavia UnionPelatih : Roberto Bianchi (Brasil)Pelatih asal Brasil pemegang paspor Spanyol ini mengantongi sertifikat UEFA PRO pada tahun 2006. Pernah melatih Zamora FC, Roberto Bianchi juga lama berkecimpung di Ciuded de Muscia, Mato Grosso de Sul, Bullense, dan Beijing Guoan FC. Kini Beto melangkah bersama Batavia Union.
5. Bogor RayaPelatih : John ArwandiLPI menjadi pertanda dimulainya debut John Arwandi sebagai pelatih. Sebelumnya, John malang-melintang sebagai staf teknik di sejumlah klub Indonesia. Tercatat pernah menjadi pelatih fisik PS Semen Padang pada 2007, John kemudian dipercaya menjadi asisten pelatih Persikabo Bogor tahun 2008-2009. Kini John bertugas memimpin Bogor Raya meraih sukses di LPI.
6. Cendrawasih PapuaPelatih : Uwe Erkebrecher (Jerman)Pelatih asal Jerman ini pernah menangani klub Eropa seperti tim Jerman FC Koln Jugend, FC Carl Zeiss Jena, dan beberapa klub divisi II di Jerman. Dengan pengalaman melatihnya di berbagai klub, Uwe Erkebrecher ingin menjadi bagian dari perubahan sepak bola Indonesia dengan melatih tim Cendrawasih Papua.
7. Jakarta 1928Pelatih : Bambang NurdiansyahInilah comeback Bambang Nurdiansyah di bangku pelatih setelah menangani klub-klub ternama Indonesia, seperti Pelita Krakatau Steel, PSIS Semarang, serta terakhir Arema Malang. Beberapa kali pula Bambang dipercaya menangani timnas yunior Indonesia di turnamen internasional, seperti Asian Games 2006. Pernah memperkuat timnas Indonesia sebagai pemain selama 11 tahun, Bambang kini menjadi arsitek utama Jakarta 1928.
8. Kabau PadangPelatih : Divaldo Alves (Portugal)Sebelum melatih Kabau Padang, Divaldo Alves berpengalaman menangani tim-tim di Thailand, Malaysia, dan Hong Kong. Bahkan tahun 2009 lalu Alves pernah melatih Persijap Jepara. Sebagai modal utama mengarungi kiprah kepelatihan di Indonesia, Alves membawa serta pengalaman mengikuti pendidikan fisik dan olahraga di Portugal dan memegang sertifikat pelatih UEFA A-Level.
9. Ksatria XI SoloPelatih : Branko Babic (Serbia)Pelatih asal Serbia berusia 63 tahun itu pernah melatih OFK Beograd tahun 2004-05 dan kini menapak di Ksatria XI Solo. Selain itu, Branko Babic juga pernah melatih tim di beberapa negara seperti di Jepang dan Montenegro. Sebagai pemain, Babic pernah memperkuat klub Jerman Beringen FC tahun 1975-1976.
10. Makassar CityPelatih : Michael Feichtenbeiner (Jerman)Michhael Feichtenbeiner pernah menjadi managing director Bundesliga divisi dua dan pernah pula melatih klub Malaysia, Selangor MPPJ dan kini di Makassar City. Pelatih asal Jerman ini merupakan pemegang sertifikat pelatih UEFA Pro Coach Licence.
11. Manado UnitedPelatih : Muhammad Al HadadMuhammad Al-Hadad sudah lama malang-melintang di persepakbolaan nasional. Tercatat Niac Mitra Surabaya pernah dibawanya menjuarai tiga kali Piala Galatama. Selanjutnya, Persijatim dan Persim Maros pernah merasakan kiprah kepelatihannya. Terakhir, Al Hadad menukangi Persita Tangerang tahun 2008 sebelum memutuskan untuk hijrah ke Manado United.
12. Medan BintangPelatih : Rene Van Eck (Belanda)Rene Van Eck banyak mencicipi pengalaman bermain di sejumlah klub Eropa, seperti Excelsior Rotterdam, FC Den Bosch, FC Nuremberg, FC Wintherthur, SC Kriens, dan FC Lucerne. Gantung sepatu sebagai pemain, Van Eck langsung beralih menjadi pelatih. Setelah meraih sertifikat UEFA Pro Coach Licence, pria asal Belanda ini melatih klub Jerman, Carl Zeiss Jena dan kini di Medan Bintang.
13. Medan ChiefsPelatih : Jorg Steinebruner (Jerman)Sepakbola Asia bukan barang baru bagi Jorg Steinebruner. Pelatih asal Jerman ini berpengalaman melatih sejumlah klub Singapura, seperti Woodland Wellington, Sengkang Punggol, dan Etoile. Mulai tahun 2011 ini, Steinebruner "menyeberang" beradu taktik di persepakbolaan Indonesia bersama Medan Chiefs.
14. PersebayaPelatih : Aji SantosoTidak ada yang menyangsikan kiprah Aji semasa masih bermain. Posisi bek sayap kiri timnas Indonesia adalah langganannya, begitu juga dengan ban kapten. Reputasi itu yang membuatnya pernah membela klub-klub papan atas tanah air, seperti Arema Malang, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persema Malang. Sejak 2009, Aji dipercaya menangani Persebaya hingga saat ini.
15. PersemaPelatih : Timo Scheuneman (Jerman)Pelatih kelahiran Jerman yang fasih berbahasa Indonesia ini pernah bermain di klub college Amerika Serikat, Master Mustangs, dan pada 1997 menjadi pemain Persiba Balikpapan. Setelahnya, Indonesia seakan menjadi tanah air bagi Timo. Memegang lisensi kepelatihan UEFA A sejak 2007 lalu, Timo pernah dipercaya menangani timnas sepakbola putri Indonesia di SEA Games 2008 dan Persema sejak 2010 ini.
16. PersiboPelatih : Sartono AnwarSartono adalah sosok yang sudah lama dikenal pecinta sepakbola Indonesia. Salah satu pencapaian besar Sartono semasa bermain adalah ketika membawa PSIS Semarang menjadi juara perserikatan 1987 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya. Selain melatih Persibo, Sartono juga sempat duduk di bangku asisten pelatih timnas futsal Indonesia pada 2002.
17. Real MataramPelatih : Jose Basualdo (Argentina)Jose Basualdo pernah mencicipi Piala Dunia 1990 dan 1994 semasa masih bermain membela Timnas Argentina. Usai gantung sepatu, Basualdo menangani Klub Ekuador, Deportivo Quito. Setelahnya, Basualdo menangani sejumlah klub Amerika Latin, seperti Universitario de Deportes, El Porvenir, Cienciano, Santiago Morning, dan Universidad de Santiago FC sebelum akhirnya dipinang Real Mataram.
18. Semarang UnitedPelatih : Edy ParyonoEdy Paryono merupakan pelatih yang berpengalaman karena sempat menyerap ilmu dari Ivan Kolev dan Peter Withe ketika menjadi asisten dua pelatih Eropa itu di Timnas Indonesia. Setelahnya, Edy menjadi pelatih PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang, Persipur Purwodadi, hingga akhirnya menangani Semarang United pada musim perdana Liga Primer Indonesia.
19. Tangerang WolvesPelatih : Paulo Camargo (Brasil)Di negara asalnya, Brasil, Paulo Camargo dikenal pelatih yang sangat serius dalam menangani tim dan jeli menciptakan pemain berbakat. Salah satu anak didiknya adalah Kaka ketika masih bermain di tim junior So Paulo Futebol Clube. Kini, kemampuan tersebut dapat ditularkan ke Indonesia. Kita nantikan siapa pemain muda cemerlang yang dilahirkan Camargo bersama Tangerang Wolves.(Ant/ULF)

Minggu, 02 Januari 2011

Mutiara timur Okto2, "Ryan Giggs-nya Indonesia Raya"

Oktovianus Maniani
VIVAnews - Sebagai benua terbesar yang punya jumlah penduduk paling banyak pula, Asia tentu menyimpan bakat-bakat sepakbola yang hebat. ESPNsoccernet mencoba untuk memprediksi siapa saja yang bisa bersinar atau setidaknya cukup bagus untuk main di Liga Eropa. Ada satu orang Indonesia di dalam daftar.
Deng Zhuoxiang (Shandon/China)
Midfielder ini tampil luar biasa di Piala Asia Timur tahun lalu. Termasuk
saat ia mencetak gol ke gawang Korea Selatan yang menghadirkan kemenangan pertama bagi China atas Taeguk Warrior. Klub-klub di Korea dan Jepang mencoba untuk menariknya tapi tak sanggup dengan harganya. Mungkin sudah saatnya untuk klub Eropa 'ikut campur.'
Ismail Matar (Al Wahda/UEA)
Pemain ini adalah harapan dari kawasan teluk. Ia adalah pemenang bola emas di World Youth Championship tahun 2003. Sebenarnya ia sangat pantas main di Eropa. Namun klubnya yang kaya mampu menahannya untuk tidak pergi ke mana-mana. Ia kemudian juga menjadi bintang di Piala Teluk 2007 sekaligus membantu UAE untuk menjadi juara pertama kalinya. Berkat jasanya itu ia mendapat hadiah dua ekor unta. Ismail Matar pantas mendapat alat transportasi yang lebih bagus dari unta!
Koo Ja Cheol (Jeju United/Korea Selatan)
Ia sempat dihubungkan dengan Blackburn Rovers awal tahun ini. Klub Swiss Young Boys of Berne juga tertarik padanya namun tak sanggup membayar. Anehnya Koo bukanlah pilihan reguler di timnas Korsel walau ia terpilih menjadi pemian tengah terbaik K-League musim lalu. Mampu mengamankan bola dan siap melepaskan umpan kapan saja. Eksekusi bola matinya juga mantap. Banyak yang percara kepindahannya ke Eropa hanya masalah waktu.
Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United/Thailand)
Asia Tenggara tak punya sejarah kuat memiliki kiper yang kuat. Namun
pemain berusia 19 tahun ini memperlihatkan kalau ia bisa memenuhi
kulaifikasi untuk menjadi kiper hebat. Absennya ia di Piala AFF sangat
disayangkan oleh fans Thailand. Seorang pemandu bakat Inggris telah
merekomendasikannya pada Manchester United. Menarik untuk ditunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Yasser Al Qahtani (Al Hilal/Arab Saudi)
Ia layak menjadi bintang yang paling terang di kawasan teluk.'The Sniper' tak pernah mencoba peruntungannya di Eropa. Jika ia mampu mengasah mentalnya untuk siap main di level tertinggi, karirnya akan melesat. Walau usianya sudah 28 tahun, ia masih gesit dan bagus dalam duel udara.
Oktovianus Maniani (Sriwijaya/Indonesia)
Sayap mungil Sriwijaya ini mencuri perhatian saat tampil di Piala AFF
2010. Ia berjasa besar membawa Indonesia lolos ke partai final. Ia sangat cepat dan usianya baru 20 tahun. Octo disebut sebagai 'Ryan Giggs-nya Indonesia' diharapkan bisa terus konsisten dan mampu mengasah umpan silangnya.
Karim Ansarifard (Saipa/Iran)
Karim adalah penerus kejayaan Ali Daei sebagai nyawa timnas Iran. Dan
sang lengenda sendirilah yang memberikan kesempatan bagi Karim untuk menjadi pilihan utama di Saipa di tahun 2007. Dua tahun kemudian ia sudah main untuk timnas. Borussia Dortmund sudah menyatakan ketertarikannya namun belum ada yang pasti.
Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse/Jepang)
Sang playmaker sedang dikejar-kejar Nagoya Grampuss. Namun pemain berusai
26 tahun ini tak mau tanggung-tanggung. Rookie of the year J-League tahun
2006 ini ingin menjelajah Eropa.
Alexander Geynrikh (Pahktakor/Uzbekistan)
Ia adalah mesin gol di kawasan Asia Tengah. Kepalanya terkenal sering
menghadirkan kekacauan di kotak penalti lawan. Dua tim di Moscow, Torpedo dan CSKA, tertarik untuk memiliki Geynrikh. Kini ia siap main di Eropa atau setidaknya di Rusia.
Firas Al-Khatib (Al Qadsia/Suriah)
Suriah bukanlah negara elit untuk urusan sepakbola. Namun Al-Khatib
pantas untuk muncul ke permukaan. Kini ia main untuk salah satu klub
terbesar teluk, Al Qadsia Kuwait. Ia sangat jeli mencari posisi dan
diramalkan akan menjadi salah satu bintang di benua Asia.

Okto, "Ryan Giggs-nya Indonesia"

Okto, "Ryan Giggs-nya Indonesia"
Liputan6.com, Jakarta: Pemain depan Sriwijaya FC Oktovianus Maniani masuk dalam daftar 10 pemain potensial di Asia dan layak bermain di Eropa. Hal ini dikatakan kolumnis ESPN John Duerden dalam tulisannya "Eastern Promise" seperti dikutip ESPNsoccernet, Ahad (2/1).
Menurut Duerden, penampilan Okto yang bermain di sayap kiri pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 sangat enak ditonton. Dengan dribble ciamik dan larinya yang kencang, Duerden menjuluki Okto sebagai "Ryan Giggs dari Indonesia".
Namun sayang, tulis Duerden, kemampuan olah bola Okto belum diimbangi umpan dan tembakan akurat layaknya legenda Manchester United itu. Okto harus bisa mengikuti jejak Giggs dan tampil konsisten.
Okto menjadi pilihan utama pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl di enam pertandingan. Ia hanya absen di laga pamungkas akibat akumulasi kartu kuning.
Usianya yang masih 20 tahun menjadikan Okto merupakan anggota termuda dalam Pasukan Garuda. Duerden menilainya hal itu masih mentah, tapi justru membuatnya makin menarik untuk dilihat. Dia yakin Okto bisa meningkatkan kemampuannya berolah bola.
Sepuluh pemain potensial Asia lainnya berdasarkan tulisan Jhon Duerden adalah Deng Zhuoxiang (Shandong, Cina), Ismail Matar (Al Wahda, Uni Emirat Arab), Koo Ja Cheol (Jeju United, Korea Selatan), Kawin Thamsatchanan (Muang Thong United, Thailand), dan Yasser Al Qahtani (Al Hilal, Arab Saudi). Kemudian, Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC, Indonesia), Karim Ansarifard (Saipa, Iran), Jungo Fujimoto (Shimizu S-Pulse, Jepang), Alexander Geynrikh (Pahktakor, Uzbekistan), serta Firas Al-Khatib (Al Qadsia, Suriah).(IAN/Ant)

Rabu, 22 Desember 2010

Kim Jeffrey Siap Ga bung Persema

Kim Jeffrey Siap Gabung Persema
Malang (ANTARA) - Pemain naturalisasi yang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Kim Jeffrey Kurniawan, siap bergabung dengan Persema Malang.
Bergabungnya Kim dengan Persema ini, menyusul pemain timnas Irfan Bachdim yang juga memperkuat tim berjuluk Laskar Ken Arok itu.
Manager Persema Malang, Asmuri, Rabu mengatakan, Kim yang merupakan pemain kelahiran Jerman pada 23 Maret 1990 itu, telah dijadwalkan akan bertemu dengan Pembina Persema, Peni Suparto yang juga Wali Kota Malang.
"Kita sudah menjadwalkan pertemuan dengan Pak Peni guna membahas kesiapan Kim untuk bergabung dengan Persema," katanya.
Setelah itu, pihak manajemen Persema juga akan berencana mengadakan pertemuan dengan Kim pada akhir bulan ini.
"Kita juga telah menjadwalkan bertemu dengan Kim akhir Desember ini, setelah sebelumnya Kim bertemu dengan Walikota Malang, Peni Suparto," katanya.
Asmuri mengatakan, keinginan awal Kim memang akan memperkuat Persema dan Kim berharap bisa menjadi pemain baik seperti Irfan Bachdim.
"Saat ini Pak Wali sedang bertemu dengan Kim di Jakarta guna membahas apakah dia sudah melengkapi administrasi sebagai WNI," katanya.
Sementara Pelatih Persema, Timo Scheunemann, menyambut baik langkah bergabungnya Kim ke Persema tersebut.
Timo memastikan, Persema akan jadi rumah yang nyaman buat Kim, selain itu sebagai sesama orang Jerman, Scheunemann juga bersedia menjadi mentor Kim berkenalan dengan budaya Indonesia.

Selasa, 30 November 2010

Sepak Bola - Daftar Pemain Indonesia di Piala Suzuki 2010 ( TEAM PSSI )

Sepak Bola - Daftar Pemain Indonesia di Piala Suzuki 2010
Slideshow: Foto Olahraga
Jakarta (ANTARA) - Berikut daftar nama pemain Timnas Indonesia yang didaftarkan resmi ke panitia penyelenggara AFF Suzuki Cup 2010.
TIM INDONESIA: (nomor, nama, posisi, tanggal lahir, nomor kostum)
1. Markus Horison Ririhina Kiper 14-3-1981 1 2. Feri Rotinsulu Kiper 28-12-1982 12 3. Kurnia Meiga Kiper 7-5-1990 18 4. Mohammad Nasuha Belakang 15-9-1984 2 5. Zulkifli Syukur Belakang 3-5-1984 3 6. Maman Abdurachman Belakang 12-5-1982 5 7. Beny Wahyudi Belakang 20-3-1986 7 8. Muhamad Roby Belakang 12-9-1985 16 9. Muhammad Ridwan Belakang 8-7-1980 22 10. Hamka Hamzah Belakang 29-1-1984 23 11. Yesaya N Desnam Belakang 25-6-1985 29 12. Tony Sucipto Tengah 12-2-1986 6 13. Eka Ramdani Tengah 18-6-1984 8 14. Oktovianus Maniani Tengah 27-10-1990 10 15. Arif Suyono Tengah 3-1-1984 14 16. Firman Utina Tengah 15-12-1981 15 17. Ahmad Bustomi Tengah 13-7-1985 19 18. Christian Gonzalez Depan 30-8-1975 9 19. Johan Juansyah Depan 25-10-1988 11 20. Irfan Haarys Bachdim Depan 11-8-1988 17 21. Bambang Pamungkas Depan 10-6-1980 20 22. Yongky Aribowo Depan 23-11-1989 21
OFISIAL : 1. Alfred Riedl Pelatih kepala 2. Andi Darussalam Tabusala Manajer Tim 3. Iwan Boedianto Wakil Manajer Tim 4. Wolfgang Pikal Asisten pelatih 5. Widodo C Putra Asisten Pelatih 6. Eddy Harto Pelatih kiper 7. Aditya Wahyudi Dokter tim 8. Zaini Kadhafi Saragih Dokter tim 9. Matias Ibo Physioterapist 10. Muhamad Yanizar Physioterapist 11. Dedy Riswanto Bagian Umum 12. Rezha Anggara Media Officer